Topeng Monyet Beraksi di Depan KPK
Selasa, 16 Desember 2008 - 11:17 wib
JAKARTA - Tiba-tiba halaman gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan HR Rasuna Said Kuningan, Jakarta, menjadi ramai. Terdengar suara gendang bertalu yang mengiringi aksi topeng monyet. Dua monyet terus unjuk kebolehan.
Aksi topeng monyet ini juga diikuti oleh sekira 30 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga. Mereka berasal dari Kebon Jeruk Jakarta Barat, yang tergabung dalam barisan rakyat sikat koruptor BLBI (BRSKB).
Para ibu rumah tangga ini berunjuk rasa sambil membawa spanduk warna merah, serta poster dari karton. Spanduk itu bertuliskan meminta agar koruptor BLBI pengisap darah segera ditangkap.
Koordinator lapangan aksi unjuk rasa di depan gedung KPK ini, Benediktus Adu, meminta KPK untuk menunjukkan nyali dan gebrakannya dalam menangkap para koruptor BLBI.
"Kami meminta KPK agar segera menangkap para oblligator yang terlibat BLBI seperti Syamsul Nursalim dan Antony Salim dan menghukum mati mereka. Sekaligus menyita harta dari koruptor BLBI untuk pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat miskin," ujarnya saat berorasi, Selasa (16/12/2008).
Dalam rilisnya, BRSKB mengimbau seluruh rakyat Indonesia agar memilih pemimpin yang berpihak kepada rakyat, baik di pemilihan RT, RW sampai ke tingkat Gubernur. Selain itu, BRSKB juga mengingatkan agar dalam pemilihan presiden untuk tidak memilih calon presiden yang korupsi dan tidak membela hak-hak rakyat.
"Pengalaman dari hasil sebelumnya, para presiden terpilih telah membohongi dan menggombali rakyat," pungkas Adu.
(nov)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar